
DETEKSIPOST.COM – Sebanyak 60 siswa SMA PGRI 6 tengah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ujian daring yang digelar tahun ini merupakan kali pertama yang diselenggarakan di Sekolah tersebut, di Jalan Merdeka X. No.6. Denpasar. Rabu.(11/4).
Kepala Sekolah SMA PGRI 6 Denpasar. Drs. I Nyoman Winata. M. Hum. “menjelaskan, pada awak media pihaknya mengikuti menyelenggarakan UNBK secara mandiri. Namun, sebagai langkah awal ujian daring diadakan disekolah, sampai hari ketiga berjalan lancar.
Menurut. I Nyoman Winata.Sebanyak 60 siswa, dari jurusan IPA dan IPS. SMA PGRI 6 Denpasar, yang melaksanakan UNBK sampai hari ke tiga 100 persen hadir.
“Selain itu pihaknya menyediakan tenaga teknis yang handal untuk mem back up 23 computer dan 2 server, sehingga pelaksanaan UNBK sampai hari ini tidak ada kendala.”jelasnya.
“Kata I Nyoman Winata. disamping itu, Ia menyampaikan, dari ,60 siswa peserta UN yang terdiri dari siswa jurusan IPA dan siswa jurusan IPS , nantinya di bagi menjadi 3 sesi dan 3 ruangan dari tiap ruangan diisi 20 siswa serta pengawasan dilakukan oleh pengawas dari Sub Rayon 06 kota Denpasar.
Sampai saat ini, “Ucap I Nyoman Winata. siswa tidak menemui kendala yang terkait dengan menempuh kegiatan UNBK. Pelajaran tambahan dan pengayaan serta beberapa kali try out dan terakhir dengan simulasi sehingga siswa sudah siap baik mental maupun kemampuan.
&bsp;
Masalah daya listrik yang ada di sekolah pihak kami sudah kerjasama pihak pln dan agar tidak ada pemadaman listrik selama ujian, juga koneksi internet cukup baik.
“Sementara, pelaksanaan UNBK tingkat SMA PGRI 6 dilaksanakan di sekolah berjalan dengan lancar dan aman.” ucap I Nyoman Winata.
Dari pihaknya berharap, dengan penerapan wajib UNBK untuk sekolah di Denpasar, pemerintah memfasilitasi kebutuhan untuk UNBK. Dengan demikian, sekolah mampu menyelenggarakan ujian daring secara mandiri.
“Kami mengikuti instruksi pemerintah saja. Dengan menyesuaikan kondisi yang ada di sekolah. Namun jika ada kekurangan perangkat ya, dibantu, baik dari pelaksanaan, penganggaran dan peralatan,” harap I Nyoman Winata .(TIM).





