
DETEKSIPOST.COM – SMP Negeri 4 Denpasar, tengah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ujian daring yang digelar tahun ini merupakan kali pertama, yang diikuti sebanyak.441 siswa. Walaupun dalam pelaksanaan UNBK di tempat sendiri, tetap berjalan dengan lancar dan aman. Selasa.(24/4).
Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Denpasar. Drs. I Wayan Dhania, M.Pd. Mengatakan pada awak media, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sebanyak, 441 orang siswa, yang terdiri dari 231 siswa laki laki dan 210 siswa perempuan.
“Kata I Wayan Dhania, Dalam setiap lab disediakan 43 komputer. Jadi total keseluruhan komputer yang disediakan sebanyak 180 dan 4 server.”ujarnya.
Selanjutnya, hari kedua yang hadir peserta UN, 100. % (persen) siswa sampai hari ini, untuk mata pelajaran yang di Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Saat ini yang dikerjakan mata pelajaran Matematika.
Menurut dari pihak sekolah SMPN 4 Denpasar. menyampaikan , dari 441 siswa yang melaksanakan UNBK nantinya di bagi menjadi 4 ruangan dengan 37 peserta dan setiap ruangan diawasi oleh 2 orang pengawas.
Sampai Saat ini, “Kata I Wayan Dhania,
pelaksanaan UNBK itu sendiri di bagi menjadi 3 sesi yang di mulai pukul 07.30 wita sampai dengan pukul 16.00 wita.”jelasnya.
Selain itu siswa tidak menemui kendala yang terkait dengan menempuh kegiatan UNBK. Dari beberapa simulasi 2 X yang digelar juga diikuti dengan lancar oleh siswa.
Masalah daya listrik yang ada di sekolah pihak kami sudah bekerjasama dengan PLN. agar tidak ada pemadaman selama ujian dan koneksi internet. cukup baik.”ungkap I Wayan Dhania.
“Siswa tetap akan mendapatkan pelayanan pemantapan materi dalam pertemuan Klinik Akademik. Disitu, guru pengampu akan mematangkan materi-materi hingga saat ini.”ujarnya.
Pihaknya berharap, dengan penerapan wajib UNBK untuk sekolah di Denpasar, pemerintah memfasilitasi kebutuhan untuk UNBK. Dengan demikian, sekolah mampu menyelenggarakan ujian daring secara mandiri.
“Kami mengikuti instruksi pemerintah saja. Dengan menyesuaikan kondisi yang ada di sekolah. Namun jika ada kekurangan perangkat ya, dibantu, baik dari pelaksanaan, penganggaran dan peralatan,” harap . I Wayan Dhania,(TIM).





